Sabtu

Program Kerja

FORUM KEGIATAN

1.Musyawarah Nasional

Munas merupakan pertemuan antar fungsionaris mahasiswa politeknik se-Indonesia yang diadakan sekali dalam setahun dan merupakan forum pengambilan keputusan yang tertinggi.

Tempat penyelenggaraan munas selanjutnya berdasarkan MUNAS yang telah diadakan, pengurus FKMPI bertanggungjawab untuk menyelenggarakan MUNAS yang dilaksanakan dengan cara mendelegasikan wewenang kepada lembaga kemahasiswaan yang terpilih sebagai tuan rumah munas untuk membentuk steering committee dan organizing commitee.

Acara MUNAS meliputi :
- Laporan Pertanggungjawaban Sekretaris Jenderal kepada MUNAS.
- Pandangan umum yang dilakukan oleh prwakilan wilayah terhadap Laporan pertanggung jawaban SEKJEN
- Pemilihan dan pengangkatan Sekretaris Jenderal FKMPI yang baru.
- Hal – hal penting yang perlu dibicarakan FKMPI ditetapkan dalam MUNAS.
- Program kerja FKMPI disusun dan ditetapkan dalam Munas serta ditindak lanjuti di Rakernas FKMPI

2. Sarasehan Nasional

Sarasehan Nasional adalah program kerja yang dilaksanakan oleh salah satu Politeknik atas kesepakatan bersama. Program kerja ini dilaksanakan sebanyak 1 kali dalam 1 periode kepengurusan.

Dalam sarasehan ini dibahas beberapa hal diantaranya evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan oleh Sekjen, staf yang mendampinginya yaitu staf administrasi dan publikasi, serta evaluasi lainnya. Selain itu juga persiapan Munas(Musyawarah Nasional) selanjutnya, dalam hal ini adalah penyampaian persiapan dari Politeknik yang diamanahi sebagai tuan rumah Munas.

3. Bakti sosial

Bakti sosial atau biasa disingkat baksos mungkin bisa dibilang suatu bentuk kepedulian masyarakat yang memiliki sosial tinggi terhadap masyarakat lain yang sedang memerlukan bantuan pada saat tertimpa bencana alam.

Baksos yang telah menjadi program kerja Fkmpi untuk teknis pelaksanaannya berdasarkan keputusan yang telah disepakati dalam rakerwil/rekerda atau adanya koordinasi tersendiri pengurus Fkmpi lainnya.

4. Gerakan Kemanusiaan / Tanggap Bencana

Gerakan kemanusiaan adalah gerakan kepedulian kita terhadap masalah-masalah baik itu yang bersifat Internasional, Nasional, maupun lokal. Gerakan ini bergerak seperti saat terjadi bencana, dll.
Sehinggan dari paparan diatas FKMPI mempunyai fungsi utama sebagai Media Informasi bagi institusi Politeknik Se-Indonesia yang digunakan sebagai wadah pemberian informasi kepada mahasiswa pada mahasiswa khalayak khususnya dan pelayanan publik pada umumnya.

5. Respon terhadap kebijakan Nasional, Regional dan Daerah

Isu-isu di sekitar kita seringkali menjadi topik pembicaraan yang tidak asing lagi dan siapapun bisa mengemukakan pendapatnya menurut sudut pandang masing-masing. Tapi, tidak seharusnya bagi kita yaitu generasi penerus bangsa, mahasiswa.
Topik tidak hanya dibicarakan, tapi juga harus dicari solusinya dan yang terpenting adalah followUp yang berkesinambungan.

Dalam Fkmpi terdapat pembagian dalam pembahasan isu, yaitu :
- Isu Utama adalah mengenai pendidikan politeknik. Isu ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu Institusi politeknik, nasional dan regional.
- Isu tambahan yang meliputi isu nasional dan isu mengenai kampus.

Isu-isu Nasional yang telah menjadi agenda tersendiri bagi Fkmpi diantaranya Masalah penyalahgunaan dana pilkada, Anggaran pendidikan 20 % yang tidak terealisasi dengan semestinya, Masalah ASKESKIN, Kasus BLBI, Menghilangan budaya korupsi yang menglobal di semua segmen masyarakat.

Untuk isu-isu Regional yang pernah menjadi pembahasan Fkmpi yaitu Penghijauan/reboisasi daerah, Pengentasan warga miskin, dll. Ada juga isu di sekitar kampus yang telah dibahas dan di follow – Up oleh Politeknik yang tergabung dengan Fkmpi diantaranya yaitu Mekanisme alokasi pencairan dana beasiswa yang tidak tepat pada sasaran dan
Sistem penerimaan mahasiswa baru. Masih banyak lagi isu yang telah disikapi oleh Fkmpi.

6. Desa Binaan

Salah satu program kerja Fkmpi yang sangat digalakkan adalah desa binaan. Sebelum ditetapkan menjadi sebuah desa binaan, terlebih dahulu di data desa yang benar-benar perlu ditingkatkan menjadi sebuah desa yang lebih baik. Biasanya ciri-ciri desa yang terdapat di daerah terpencil yang belum memiliki fasilitas pendidikan dalam jumlah yang memadai, selain itu desa yang tingkat ekonominya masih rendah.

Beberapa politeknik yang tergabung dengan Fkmpi telah memiliki desa binaan tersendiri. Teknis kegiatan yang akan dilaksanakan pada desa binaan ini diserahkan pada masing-masing poltek berdasarkan panduan yang sudah ada. Biasanya kegiatan desa binaan ini terpusat pada salah satu tempat semisal sekolah. Jenis kegiatan yang biasa dilakukan adalah semacam pelatihan kepada masyarakat yang ada di desa tersebut ataupun baksos.

7. Musyawarah Wilayah dan Daerah

Koordinator Distrik adalah anggota yang diutus oleh lembaga kemahasiswaan masing-masing politeknik yang dipilih dalam MUSDA dan diangkat oleh Koordinator Daerah dan ditetapkan dengan surat keputusan.
Musyawarah Distrik merupakan pertemuan fungsionaris mahasiswa politeknik dalam satu distrik yang dilaksanakan minimal sekali dalam setahun dan merupakan forum pengambilan keputusan yang tertinggi dalam suatu distrik
Sekretariat Distrik berkedudukan di politeknik dimana koordinator Distrik berada.

Koordinator Distrik berhak menyusun kepengurusan tingkat Distrik yang ditetapkan melalui surat keputusan Koordinator Daerah.
Koordinator Distrik bertanggungjawab kepada Musyawarah Distrik dan wajib memberi laporan tertulis mengenai segala kegiatannya kepada Koordinator Daerah.
Koordinator distrik dibentuk ketika hal itu dibutuhkan.
Koordinasi Wilayah dan Koordinasi Daerah
Musyawarah Wilayah merupakan pertemuan fungsionaris mahasiswa politeknik dalam satu wilayah yang dilaksanakan minimal sekali dalam setahun dan merupakan forum pengambilan keputusan yang tertinggi dalam suatu wilayah.
Sekretariat Wilayah berkedudukan di politeknik tempat koordinator wilayah berada.
Koordinator Wilayah adalah anggota yang diutus oleh lembaga kemahasiswaan masing-masing politeknik yang dipilih dan diangkat oleh Sekretaris Jenderal serta ditetapkan dengan surat keputusan dalam MUNAS.

Musyawarah Daerah merupakan pertemuan fungsionaris mahasiswa politeknik dalam satu daerah yang dilaksanakan minimal sekali dalam setahun dan merupakan forum pengambilan keputusan yang tertinggi dalam suatu daerah. Sekretariat Daerah berkedudukan di politeknik dimana koordinator daerah berada.
Koordinator Daerah adalah anggota yang diutus oleh lembaga kemahasiswaan masing-masing politeknik yang dipilih dalam MUSWIL dan diangkat oleh Koordinator Wilayah dan ditetapkan dengan surat keputusan.

~~~~~~~


HASIL SIDANG KOMISI C

TENTANG PROGRAM KERJA

1. Sarasehan nasional dilaksanakan pada bulan nopember 2009 yang bertempat di Politeknik Negeri Malang yang terdiri dari:
a. Silahturahmi
b. Evaluasi pelaksanaan program kerja selama 6 bulan pertama
c. Seminar atau pekan ilmiah (perlombaan dan pameran)
d. Wisata perduli lingkungan.

2. Musyawarah XI dilaksanakan pada bulan Maret 2010 yang bertempat di Politeknik Manufaktur Negeri Bandung.

3. Fasilitas komunikasi
a. Pengoptimalan fungsi website FKMPI dengan alamat www.fkmpi0910.tk
1. Profil
a. Sejarah
b. Visi misi
c. Tujuan pembagian wilayah dan keanggotaan
2. Kepengurusan (struktur, program kerja)
3. Berita
a. Permasalahan dimasing-masing kampus
4. Isu-isu
a. Internal Eksternal
b. Lowongan kerja
c. Profil institusi yang terdapat di FKMPI
d. Galeri (foto, kegiatan)
e. Database peserta munas / sarasehan
f. Up to date
5. Pusat data informasi (pusdating)
a. Di tunjuk oleh sekjend
b. Berada satu distrik dengan sekjend
c. Melalui sarana komunikasi yang ada
6. Pembuatan mailing list
b. Blog tiap korwil
c. Sosialiasi email tiap peserta munas X.

4. Koordinasi
a. Minimal 1 bulan sekali sekjend dengan korwil wajib melakukan hubungan koordinasi
b. Minimal 1 bulan sekali korwil dengan korda wajib melakukan hubungan koordinasi
c. Minimal 1 bulan sekali korda, kordis wajib melakukan hubungan koordinasi
d. Minimal 3 bulan sekali sekjend wajib melakukan koordinasi dengan bakorma
e. Minimal 1 bulan sekali antar korwil dan antara korda wajib melakukan hubungan koordinasi.

5. Melakukan pengabdian masyarakat antara lain:
a. Pembentukan dan atau pengembangan desa binaan dalam sektor pendidikan, kesehatan dan atau ekonomi
b. Tanggap bencana
c. Berperan aktif dalam merealisasikan penangganan isu-isu nasional yang akan dilaksanakan oleh masing-masing wilayah/institusi yang tergabung dalam FKMPI.

6. Pengembangan dan mentoring project mahasiswa.

7. Pengawasan dana kelembagaan (pembangunan, akademik dan kemahasiswaan).

8. Pembentukan dan pengembangan program kewirausahaan di setiap institusi.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Friends

Followers

Fave This

FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA POLITEKNIK SE-INDONESIA Copyright © 2009 Not Magazine 4 Column is Designed by Ipietoon Sponsored by Dezigntuts